
Sudahkah kita menunaikan zakat fitrah?
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan setiap muslim menjelang Idul Fitri. Besarnya setara dengan 1 sha’ atau sekitar 2,5–3 kg makanan pokok (seperti beras) atau nilai uang yang sepadan. Zakat ini ditunaikan semenjak masuk waktu bulan Ramadhan dan berakhir sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.
Namun, pernahkah kita bertanya… mengapa zakat fitrah diwajibkan?
Selama berpuasa, mungkin ada kata yang kurang terjaga, sikap yang kurang sabar, atau ibadah yang belum maksimal. Zakat fitrah menjadi penyempurna dan pembersih ibadah puasa kita. Ia seperti “penutup indah” bagi Ramadhan yang telah kita jalani.
Zakat fitrah bukan hanya tentang diri kita, tapi tentang kepedulian kepada sesama. Melalui zakat, saudara-saudara kita yang kurang mampu juga bisa merasakan kebahagiaan di hari raya.
Bayangkan…
Di saat kita menyiapkan baju terbaik dan hidangan istimewa, ada yang mungkin masih kesulitan membeli beras untuk keluarganya. Di sinilah zakat fitrah berperan. Ia menjembatani kebahagiaan agar Idul Fitri benar-benar menjadi hari kemenangan untuk semua.
Zakat fitrah mengajarkan bahwa dalam Islam, kebahagiaan tidak boleh dinikmati sendiri. Ada nilai solidaritas, empati, dan tanggung jawab sosial. Kita tidak hanya menjadi pribadi yang taat secara ritual, tetapi juga peduli secara sosial.
Dengan distribusi yang tepat, zakat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata keadilan sosial dalam ajaran Islam.
Jadi, zakat fitrah bukan sekadar kewajiban tahunan. Ia adalah wujud cinta kepada Allah dan kepedulian kepada sesama.
Mari kita tunaikan zakat fitrah tepat waktu, dengan hati yang ikhlas.
Semoga Ramadhan kita sempurna, dan Idul Fitri benar-benar menjadi hari bahagia bagi semua
![]()
Belum ada Fundraiser